VideoBook pembelajaran siswa kali ini berisi Rangkuman Materi Pelajaran Ekonomi Kelas 10 SMA Semester 1 dan 2 Yang besumber dari buku EKONOMI Untuk Kelas X SMA dan MA Penyusun : Yuli Eko Diterbitkan oleh Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional Tahun 2009. Bab 1 01:12 Bab 2 03:08 Bab 3 05:31 Bab 4 07:38 Bab 5 09:40 Bab 6 12:52 Bab 7 14:57 ELearning Ekonomi Smancesa Lihat profil lengkapku. Senin, 30 Mei 2022. Home Kelas X Semester 1 Rangkuman Materi PPKn Kelas 10 Semester 1. Rangkuman Materi PPKn Kelas 10 Semester 1 E-Learning Ekonomi Smancesa. Mei 30, 2022 Kelas X Semester 1, Rangkuman Materi PPKn Kelas 10 Semester 1 . Rangkumanmateri kelas 10 Video rangkuman materi ekonomi kelas X semester 1 dan 2 klik disini: di Maret 16, 2022. Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Berbagi ke Twitter Berbagi ke Facebook Bagikan ke Pinterest. Label: Link video referensi. Tidak ada komentar: Posting Komentar. EkonomiKelas 10 Sma Rangkuman Materi Semester 1 Dan 2 Youtube from materi ekonomi kelas 10 semester 1 posted on. Etika dan profesi kependidikan pdf. If you continue browsing the site, you agree to the use of cookies on this website. Siapayang lagi mencari materi pjok kelas 10 semester 1? Kamu juga dapat melihat ringkasan materi materi pjok kelas 10 semester 2 juga lo ya. Di menyediakan banyak ringkasan materi yang dapat Kamu akses secara gratis lo ya. Oh ya kita juga sudah pernah mempublikasikan beberapa ringkasan materi lainnya yang mungkin Kamu tertarik j69o. Berikut ini materi lengkap Ekonomi SMA kelas 10, 11, dan 12. Sebagian yang belum dalam hyperlink akan segera ditambahkan. Selamat belajar! Materi Ekonomi Kelas 10 X Materi Ekonomi Kelas 11 XI Materi Ekonomi Kelas 12 XII 8. Penutupan Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa 9. Penyusunan Siklus Akuntansi Perusahaan Dagang 10. Metode Pencatatan Persediaan 11. Jurnal Umum Perusahaan Dagang 12. Laporan Keuangan Perusahaan Dagang 13. Penutupan Siklus Akuntansi Perusahaan Dagang Tips Belajar Ekonomi Segera diupdate Selamat belajar Materi Ekonomi Kelas 10, 11, 12 X, XI, XII Rangkuman materi yang lengkap untuk kelas 10 pada SMA maupun SMK bisa didapatkan dengan gratis. Selain itu juga pembelajarannya meliputi tahapan yang sangat runut. Hal itu mulai dari ringkasan dari materi ekonomi yang berkaitan tentang masalah pokok dari ekonomi. Kemudian juga ada ringkasan dari perilaku konsumen dan produk. Selain itu juga terdapat juga materi ekonomi tentang harga maupun pasar. Beberapa materi yang diberikan tersebut tentunya sangat lengkap. Sehingga Anda akan lebih mengetahui tahapan-tahapan apa saja yang memang harus dipahami dan dipelajari. Supaya dapat memahami dan mendapatkan pengetahuan tersebut dengan lebih baik. Pasalnya teori-teori yang diberikan memang sudah sesuai dengan standar kompetensi untuk memahaminya. Untuk materi pembahasan juga ada berkaitan tentang kebijakan dari ekonomi pemerintah yang tentunya akan dipahami secara singkat dan padat serta jelas. Sebab materi juga yang berkaitan tentang ekonomi yang berkaitan dengan pendapatan nasional yang nantinya dapat dipahami secara lebih komprehensif. Ada juga rumus yang berkaitan dengan materi ekonomi tentang konsumsi maupun investasi sehingga untuk murid-murid yang berada di kelas 10 SMA dan SMK akan memahaminya dengan lebih jelas lagi. Pembelajaran ekonomi pada kelas 10 pada sekolah menengah Atas tentunya sudah mengenal tentang pasar ekonomi yang cakupannya secara lebih luas. Sehingga pemahaman pun memang sudah bisa ditingkatkan lagi. Hal itu dilakukan untuk dan pemahaman yang lebih baik lagi untuk ke tahap jenjang selanjutnya. Sebab, bukan hanya sebagai sekedar pengantar. Akan tetapi juga, sudah berkaitan dengan materi secara lengkap agar bisa memahami satu demi satu. Pada setiap bab pembahasan yang akan diberikan guna bisa mengisi pada saat ujian maupun ulangan dan dapat menyadari apa yang sebenarnya terjadi di masyarakat. Kebutuhan adalah keinginan manusia atas barang dan jasa yang beraneka ragam untuk dapat dipenuhi sehingga tercapai kemakmuran. Kebutuhan manusia dapat digolongkan sebagai berikut. Menurut intensitas, terdiri atas kebutuhan primer, sekunder, dan tersier Menurut sifatnya, terdiri atas kebutuhan jasmani dan rohani. Menurut waktunya, terdiri atas kebutuhan sekarang dan mendatang. Menurut subjeknya, terdiri atas kebutuhan individu dan sosial. Barang atau jasa adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan atau pemuas kebutuhan manusia. Barang dan jasa dapat digolongkan sebagai berikut. Menurut sifatnya, terdiri atas barang bebas dan barang ekonomis. Menurut fungsinya, terdiri atas barang konsumsi dan barang produksi. Menurut wujudnya, terdiri atas barang konkret dan barang abstrak. Menurut cara penggunaannya, terdiri atas barang substitusi dan barang komplementer. Menurut cara pengerjaannya, terdiri atas barang mentah, barang setengah jadi, dan barang jadi. Kegunaan barang meliputi faedah elemen element utility, faedah waktu time utility, faedah tempat place utility, faedah bentuk form utility, dan faedah hak milik ownership utility. Sumber daya berupa SDA, SDM, sumber daya modal, dan sumber daya pengusaha yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan dapat bersifat langka. Tiga masalah pokok menurut teori klasik adalah masalah produksi, distribusi, dan konsumsi. Sementara itu, tiga masalah pokok menurut teori modern adalah masalah what, how, dan for whom. Biaya peluang adalah sejumlah barang atau pendapatan yang harus dikorbankan agar sejumlah barang yang lain dapat diproduksikan. Sistem ekonomi terdiri atas sistem ekonomi tradisional, sistem ekonomi sosialis, sistem ekonomi liberal, dan sistem ekonomi campuran. Sistem ekonomi yang digunakan di Indonesia adalah sistem ekonomi berdasar demokrasi ekonomi Pancasila, yang memiliki ciri-ciri positif dan ciri-ciri negatif yang harus dihindarkan. Masalah ekonomi terjadi karena adanya kesenjangan antara kebutuhan manusia yang tidak terbatas sedangkan alat pemuas kebutuhannya terbatas. Kebutuhan manusia yang tidak terbatas disebabkan beberapa faktor, yaitu sifat alami manusia, tingkat pendapatan, lingkungan alam, lingkungan sosial, teknologi informasi, agama dan kepercayaan, akulturasi budaya, dan perdagangan internasional. Untuk dapat memenuhi kebutuhannya manusia harus memanfaatkan sumber daya yang dimiliki yang terdiri dari sumber daya alam, sumber daya manusia, dan sumber daya modal. Konsumen adalah pihak yang melakukan kegiatan untuk menghabiskan atau memanfaatkan barang/jasa. Pelaku kegiatan ekonomi terdiri atas Rumah Tangga Konsumen Rumah Tangga Produksi Pemerintah Lembaga keuangan Masyarakat luar negeri. Setiap barang yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan memiliki nilai, baik nilai pakai maupun nilai tukar. Teori nilai objektif di antaranya Teori Nilai Pasar Humme dan Lock Teori Nilai Produksi Adam Smith Teori Nilai Tenaga Kerja David Ricardo Teori Nilai Biaya Produksi Carey Teori Nilai Kerja Rata-Rata Karl Max. Teori nilai subjektif di antaranya Teori Nilai Kepuasan Herman Henrich Gossen Teori Nilai Austria Karl Menger Teori Nilai Batas Von Bohm Bawerk Pendekatan dalam perilaku konsumen, yaitu pendekatan marginal utility dan pendekatan kurva indiferen. Produksi adalah setiap usaha manusia untuk menciptakan atau menambah nilai guna suatu barang/jasa, dengan tujuan akhir untuk mendapatkan laba dari hasil penjualan produksi. Fungsi produksi Q = f C, L, R, T Hukum hasil lebih yang semakin berkurang Law of diminishing return seperti yang dikemukakan oleh David Ricardo berlaku setelah terjadi marginal product maksimal. Produksi dibagi menjadi tiga sektor yaitu sektor produksi primer, meliputi bidang ekstraktif dan agraris. sektor produksi sekunder, meliputi bidang industri dan perdagangan. sektor produksi tersier, meliputi bidang jasa. Faktor produksi terdiri atas faktor produksi alam, faktor produksi tenaga kerja, faktor produksi modal, faktor produksi pengusaha. Peningkatan produksi/produktifitas dapat dilakukan dengan cara Intensifikasi, ekstensitifikasi, dan rasionalisasi. Diagram arus lingkaran kegiatan ekonomi circulair flow diagram menunjukkan interaksi antara pasar input pasar faktor produksi dan pasar output pasar hasil produksi, serta sangat dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah, lembaga keuangan, dan masyarakat luar negeri. Peran konsumen meliputi sebagai pemakai barang, penyedia produksi, memperlancar perputaran barang, dan penerima imbalan jasa atas penggunaan faktor produksi. Peran produsen meliputi sebagai penghasil barang, pengguna dan pemberi balas jasa atas faktor produksi, meningkatkan PDB, dan inovasi-inovasi di bidang produksi. Permintaan merupakan kegiatan untuk membeli barang pada berbagai tingkat harga, yang terdiri dari permintaan efektif dan permintaan absolut. Hukum permintaan berbunyi “jika harga naik, maka jumlah barang yang diminta berkurang dan jika harga turun, maka jumlah barang yang diminta bertambah sehinnga kurva permintaan melereng dari kiri atas ke kanan bawah”. Faktor yang memengaruhi permintaan di antaranya pendapatan, selera, jumlah penduduk, harga barang lain, ramulan harga, adanya barang substitusi dan kegunaan akan barang. Penawaran merupakan kegiatan untuk menjual barang pada berbagai tingkat harga. Hukum penawaran berbunyi “Jika harga naik maka jumlah barang yang ditawarkan meningkatkan dan sebaliknya, sehingga kurva penawaran bergeser dari kiri bawah ke kanan atas”. Faktor yang memengaruhi penawaran dan permintaan Biaya produksi Teknologi Bahan baku Banyaknya produsen Laba yang diharapkan Fungsi permintaan dirumuskan P = a – bQ atau Q = a – bP dan fungsi penawaran dirumuskan P = a + bQ atau Q = a + bP. Elastisitas adalah pengaruh perubahan harga terhadap jumlah barang yang diminta atau jumlah barang yang ditawarkan. Elastisitas terdiri atas Elastisitas harga Elastisitas silang Elastisitas pendapatan Macam-macam sifat elastisitas Elastis Inelastis Uniter Elastis sempurna Inelastis sempurna Harga keseimbangan merupakan harga yang terjadi pada saat jumlah barang yang diminta sama dengan jumlah barang yang ditawarkan. Grafiknya dapat bergeser ke kiri dan bergeser ke kanan. Pd = Ps atau Qd = Qs Pembeli digolongkan menjadi Pembeli marginal Pembeli supermarginal Pembeli submarginal. Penjual digolongkan menjadi Penjual marginal Penjual supermarginal Penjual submarginal Peranan pemerintah dalam menentukan harga adalah dengan penentuan harga maksimum dan harga minimum. Bentuk pasar terdiri atas Pasar persaingan sempurna Pasar persaingan tidak sempurna, meliputi pasar monopoli, pasar oligopoli, dan pasar monopolistik. Pasar faktor produksi/pasar input merupakan tempat bertemunya permintaan dan penawaran faktor produksi. Pasar input meliputi Pasar faktor produksi alam Pasar faktor produksi tenaga kerja Pasar faktor produksi modal Pasar faktor produksi pengusaha Teori nilai faktor produksi terdiri atas teori sewa tanah, teori upah tenaga kerja, teori bunga modal, dan teori laba usaha. Ekonomi mikro merupakan ilmu yang mempelajari aktivitas ekonomi yang bersifat kecil parsial, yang umumnya membahas tiga masalah pokok dalam ekonomi modern, yaitu what, how, dan for whom. Ruang lingkup yang dipelajari dalam ekonomi mikro di antaranya permintaan, penawaran, dan harga keseimbangan, teori perilaku konsumen dan produsen, biaya, penerimaan dan laba, pasar, permintaan akan input, mekanisme harga dan distribusi pendapatan. Ekonomi makro merupakan ilmu yang mempelajari mekanisme bekerjanya perekonomian secara keseluruhan atau membahas variabel ekonomi agregatif, yang dapat menunjukkan hubungan yang bersifat kausal dan hubungan yang bersifat fungsional. Ruang lingkup ekonomi makro di antaranya pendapatan nasional, perekonomian dua sektor dan tiga sektor, kebijakan fiskal dan moneter, pasar uang, pasar tenaga kerja, inflasi dan cara mengatasi, perdagangan internasional dan neraca pembayaran, pertumbuhan ekonomi dan pembangunan ekonomi Masalah yang dihadapi pemerintah dalam menjalankan kegiatan perekonomian antara lain pertumbuhan ekonomi, ketidakstabilan ekonomi, pengangguran dan inflasi, neraca perdagangan dan neraca pembayaran. Tujuan utama kebijakan ekonomi makro adalah tingkat kesempatan kerja yang tinggi, peningkatan kualitas produksi nasional, pendapatan nasional yang tinggi, keadaan perekonomian yang stabil, neraca pembayaran yang seimbang, meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan tingkat inflasi yang rendah. Bentuk-bentuk kebijakan ekonomi makro, di antaranya kebijakan fiskal kebijakan moneter kebijakan segi penawaran Pendapatan nasional adalah jumlah pendapatan yang diterima oleh masyarakat/ pemilik faktor produksi suatu negara selama kurun waktu tertentu 1 tahun. Besarnya pendapatan nasional dapat ditentukan melalui tiga pendekatan, yaitu Pendekatan produksi, Pendekatan pendapatan, dan Pendekatan pengeluaran. Tujuan dan manfaat mempelajari pendapatan nasional antara lain Untuk mengetahui struktur perekonomian suatu negara Untuk mengetahui perkembangan perekonomian suatu negara Untuk mengetahui tingkat kemakmuran negara Untuk membandingkan perekonomian antarnegara di dunia Untuk pengambilan kebijakan ekonomi Komponen pendapatan nasional terdiri atas Sisi produksi Sisi pengeluaran, dapat dirumuskan GNP = C + I + G + X – M Sisi pendapatan, dapat dirumuskan PN = r + w + i + p Ukuran penghitungan pendapatan nasional, yaitu GDP atau PDB, GNP atau PNB, NNP atau PNN, PI dan DI. Faktor-faktor yang memengaruhi komponen pendapatan nasional, yakni Pihak pembeli atau konsumen, yang dirumuskan Y = C + S Pihak penjual atau produsen, yang dirumuskan Y = C + I Pendapatan per kapita adalah pendapatan rata-rata penduduk, seandainya pendapatan nasional dibagi rata kepada setiap warga negara. Sebab-sebab inflasi permintaan melebihi penawaran, meningkatnya biaya produksi, meningkatnya jumlah uang yang beredar, berkurangnya jumlah barang di pasaran, inflasi dari luar negeri, dan inflasi dari dalam negeri. Jenis-jenis inflasi di antaranya Dilihat dari laju kecepatannya, meliputi inflasi lunak, inflasi cepat, dan inflasi meroket. Dilihat dari parah tidaknya, meliputi inflasi ringan, inflasi sedang, inflasi berat dan inflasi sangat berat/hiperinflasi. Dilihat dari sumbernya, meliputi inflasi dari dalam negeri dan inflasi dari luar negeri. Cara mengatasi inflasi antara lain Kebijakan moneter, terdiri atas politik diskonto, politik pasar terbuka, politik pembatasan kredit, politik uang ketat, dan politik cadangan kas. Kebijakan fiskal, terdiri atas mengurangi pengeluaran negara, penghematan pengeluaran, pengurangan utang luar negeri dan mengefektifkan pajak. Kebijakan nonmoneter, terdiri atas peningkatan produksi, kebijakan upah, pengendalian dan pengawasan harga. Akibat deflasi antara lain terhambatnya pertumbuhan ekonomi, masyarakat berpenghasilan rendah tidak dapat menjangkau harga barang, menimbulkan pengangguran, masyarakat cenderung menyimpan barang, dan nilai mata uang mengalami penurunan. Pendapatan suatu negara digunakan untuk konsumsi, dan bila terdapat saldo maka akan ditabung. Seandainya pendapatan yang dikonsumsi tersebut terdapat sisa yang tidak ditabung, maka akan diinvestasikan yang dapat dirumuskan Y = C + S Y = C + I Fungsi konsumsi menunjukkan hubungan antara konsumsi C dengan pendapatan Y, dan setiap ada perubahan pendapatan akan mengakibatkan perubahan konsumsi, sehingga dapat ditentukan besarnya MPC. Fungsi konsumsi dirumuskan C = a + b Y Fungsi tabungan adalah fungsi yang menunjukkan hubungan antara besarnya tabungan dengan besarnya pendapatan, dan setiap ada kenaikan pendapatan akan berakibat kenaikan tabungan, sehingga dapat ditentukan MPS. Fungsi tabungan S = -a + 1 – b Y Hubungan antara MPC dengan MPS dapat ditunjukkan bahwa MPC + MPS = 1 Permintaan investasi penanaman modal merupakan pengeluaran perusahaan untuk membeli barang modal dan perlengkapan produksi. Fungsi atau kurva investasi digambarkan sejajar dengan sumbu datar atau horizontal. Faktor yang memengaruhi besar kecilnya investasi di antaranya tingkat keuntungan, tingkat bunga, kondisi ekonomi di masa mendatang, kemajuan teknologi, tingkat pendapatan nasional, dan keuntungan yang diperoleh perusahaan. Uang adalah alat untuk mempermudah pertukaran, yang secara umum dapat diterima untuk pembelian barang-barang dan jasa-jasa sekaligus sebagai alat untuk pembayaran utang. Syarat-syarat uang yaitu digemari umum, mudah disimpan, tahan lama, dapat dibagibagi tanpa mengurangi nilainya, nilainya relatif stabil, dan jumlahnya memenuhi kebutuhan. Jenis-jenis uang dapat diklasifikasikan sebagai berikut. Berdasarkan bahan, meliputi uang logam dan uang kertas. Berdasarkan lembaga pembuatnya, meliputi uang kartal dan uang giral. Berdasarkan nilai, meliputi uang bernilai penuh dan uang tidak bernilai penuh. Berdasarkan kawasan/daerah berlakunya, meliputi uang domestik dan uang internasional. Permintaan uang dapat berasal dari pihak perseorangan, pengusaha, investor dan pemerintah, yang bertujuan untuk transaksi, berjaga-jaga, dan spekulasi. Penawaran uang berasal dari pemerintah bank sentral, yang dapat memengaruhi tingkat harga, tingkat bunga, dan tingkat kegiatan ekonomi suatu negara. Teori kuantitas uang menurut Irving Fisher dirumuskan MV = PT, dan besarnya V dan T dianggap konstan. Nilai uang dibedakan menjadi nilai nominal, nilai intrinsik, nilai internal, dan nilai eksternal. Standar uang yang digunakan suatu negara dibedakan menjadi dua macam, yaitu standar kertas standar logam, yang terdiri atas monometalisme dan bimetalisme. Standar moneter dapat dikategorikan sebagai berikut. Standar barang, terdiri atas standar emas, standar perak, dan standar kembar Standar kepercayaan Menurut UU Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perbankan, bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit dan atau bentuk-bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak. Menurut UU Nomor 23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia, Bank Indonesia merupakan lembaga negara yang independen bebas dari campur tangan pemerintah dan atau pihak-pihak lainnya, kecuali untuk hal-hal yang secara tegas diatur dalam undang-undang tersebut. Menurut jenisnya lembaga keuangan bukan bank LKBB terdiri atas lembaga pembiayaan pembangunan, lembaga perantara penerbitan dan perdagangan suratsurat, serta lembaga penjamin kredit. Produk LKBB dapat berupa perusahaan pembiayaan, sewa guna, anjak piutang, pegadaian, kartu kredit, asuransi, dan penyelenggara dana pensiun. Kredit adalah penyediaan uang atau tagihan berdasarkan persetujuan pinjammeminjam antara bank dengan pihak lain yang mewajibkan peminjam untuk melunasi utangnya dengan bunga atau imbalan atau pembagian hasil keuntungan. Kebijakan moneter merupakan kebijakan untuk mengendalikan atau memengaruhi jumlah uang yang beredar, yang dilakukan oleh Bank Indonesia. Berikut ringkasan materi Ekonomi untuk kelas 10 sesuai dengan kurikulum 2013 revisi, materi ini sudah disusun dari buku paket LKS terbitan dari Penerbit Intan Pariwara. Sudah kami rangkum tiap bab-nya. Jika ada materi yang belum tersedia, itu artinya materi dalam tahap penyusunan oleh tim kami. Untuk saat ini ringkasan materi Ekonomi kelas 10 yang sudah tersedia sebagai berikut NoMateri1Konsep Ilmu Ekonomi2Permasalahan Ekonomi dalam Sistem Ekonomi3Peran Pelaku Ekonomi dalam Kegiatan Ekonomi4Terbentuknya Harga Pasar5Lembaga Jasa Keuangan di Indonesia6Bank Sentral, Sistem Pembayaran, dan Alat Pembayaran dalam Perekonomian Indonesia7Badan Usaha dalam Perekonomian Indonesia8Perkembangan dan Pengelolaan Koperasi9Manajemen Untuk materi yang belum tersedia masih dalam tahap penyusunan. Daftar Isi1 Ringkasan Materi Eonomi Kelas 102 Bab 1 Konsep Ilmu Ekonomi3 Pengertian Ilmu Ekonomi 4 Pembagian Ilmu Ekonomi5 Kelangkaan dan Cara Mengatasinya 6 Bab 2 Permasalahan Ekonomi dalam Sistem Ekonomi7 Masalah Pokok Ekonomi 8 Bab 3 Peran Pelaku Ekonomi dalam Kegiatan Ekonomi9 Kegiatan Ekonomi 10 Pelaku Ekonomi dan Perannya dalam Kegiatan Ekonomi 11 Bab 4 Terbentuknya Harga Pasar12 Permintaan, Penawaran dan Harga Pasar 13 Bab 5 Lembaga Jasa Keuangan di Indonesia14 Otoritas Jasa Keuangan OJK 15 Fungsi dan Tugas OJK 16 Lembaga Jasa Uang Perbankan 17 Share this18 Related posts Bab 1 Konsep Ilmu Ekonomi Photo by Julia M Cameron on Pengertian Ilmu Ekonomi Definisi ilmu ekonomi Ilmu ekonomi adalah cabang ilmu sosial yang mempelajari berbagai perilaku ekonomi terkait pengambilan keputusan dalam rangka memenuhi kebutuhan hidup dengan memanfaatkan sumber daya yang ada. Manfaat ilmu ekonomi untuk mengatur kebutuhan manusia meningkatkan taraf hidup masyarakat, baik mikro maupun makro mengatur prinsip kebutuhan pokok sosial/masyarakat melatih seseorang agar berjiwa sosial & teliti serta ekonomis melatih seseorang mampu mengatur/mengelola nilai nominal dengan baik & bijak Pembagian Ilmu Ekonomi a. Ilmu Ekonomi Deskriptif Ilmu Ekonomi deskriptif adalah analisis ekonomi yang menggambarkan keadaan ekonomi sebenarnya berdasarkan fakta dalam perekonomian. b. Ilmu Ekonomi Teori Ilmu ekonomi yang berusaha menjelaskan & merumuskan pengertian, menjelaskan hubungan sebab akibat, menjelaskan cara kerja sistem perekonomian dalam kehidupan masyarakat. Kelangkaan dan Cara Mengatasinya Pengertian KelangkaanKelangkaan scarcity adalah kesenjangan antara sumber daya ekonomi yang terbatas dengan jumlah kebutuhan hidup yang tak permasalahannya adalah ketidakseimbangan antara kebutuhan yang tak terbatas & alat pemuas kebutuhan yang terbatas. Cara mengatasi Kelangkaan Memanfaatkan Sumber Daya dengan Bijak Membuat Skala Prioritas Kebutuhan Menemukan Sumber Daya Alternatif Mengelola Keuangan Secara Efisien Rincian materi bab 1 yang lebih lengkap kamu bisa membacanya di halaman berikut Konsep Ilmu Ekonomi. Materi Lengkap Klik Disini! Bab 2 Permasalahan Ekonomi dalam Sistem Ekonomi Photo by Kampus Production on Masalah Pokok Ekonomi Masalah Pokok Ekonomi Klasik a. Masalah dalam Kegiatan Produksi DefinisiProses produksi adalah kegiatan mengolah faktor-faktor produksi atau input untuk menciptakan atau menambah nilai guna barang/jasa. Faktor produksi yang biasanya dibutuhkan Sumber Daya Alam SDA Sumber Daya Manusia SDM Modal Keahlian Kewirausahaan Tujuan proses produksi Menghasilkan barang dan/jasa yang berkualitas dengan harga terjangkau oleh daya beli konsumen Jenis proses produksi Proses produksi dengan waktu pengerjaan yang lama Proses produksi dengan waktu pengerjaan yang cepat b. Masalah dalam Kegiatan Distribusi Setelah kegiatan produksi, produsen tidak bisa langsung menjual produknya, sehingga membutuhkan orang yang disebut distributor untuk menyalurkan hasil produksinya. distribusi adalah kegiatan yang dilakukan antara proses peoduksi & konsumsi yang bertujuan memperlancar & mempermudah penyaluran barang dan/jasa. c. Masalah dalam Kegiatan Konsumsi Konsumsi adalah kegiatan menghabiskan atau mengurangi nilai guna barang dan/jasa untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat akan menggambarkan tingkat kemakmurannya. Ciri-ciri suatu barang adalah sebuah barang konsumsi Barang konsumsi digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup Barang konsumsi merupakan barang ekonomi karena diperoleh dengan pengorbanan Barang konsumsi memiliki manfaat, nilai, volume yang akan habis secara berangsur-angsur/sekaligus. Materi Lengkap Klik Disini! Bab 3 Peran Pelaku Ekonomi dalam Kegiatan Ekonomi Photo by Nataliya Vaitkevich on Kegiatan Ekonomi DefinisiKegiatan Ekonomi adalah kegiatan yang dilakukan manusia untuk memenuhi kebutuhan ekonomi terdiri dari produksi, distribusi & konsumsi. Produksi adalah kegiatan menghasilkan barang/jasa karena adanya permintaan dari konsumen. a. Pengertian Produksi Adalah kegiatan menciptakan/menambah nilai guna & manfaat suatu barang. Tujuan produksi Memenuhi barang dan/jasa kebutuhan manusia, Mencari keuntungan/laba Menjaga kelangsungan perusahaan Meningkatkan kualitas barang dan/jasa Meningkatkan kemakmuran Pelaku Ekonomi dan Perannya dalam Kegiatan Ekonomi a. Rumah Tangga Konsumen RTK Konsumen terdiri atas perorangan, keluarga, kelompok masyarakat, organisasi yang melakukan kegiatan konsumsi. Konsumen menggunakan barang dan/jasa untuk memenuhi kebutuhan hidup dan ini diperoleh dari RTP Rumah tangga produsen Peran RTK Rumah tangga konsumen menyediakan faktor-faktor produksi mengonsumsi barang dan/jasa membayar pajak pada pemerintah b. Rumah Tangga Produsen RTP > RTP memiliki kegiatan utama sebagai penghasil barang dan/jasa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat > kegiatan produksi harus mempertimbangkan kebutuhan pasar serta memperhatikan efektivitas & efisiensi > RTP mempunyai peran menggunakan faktor produksi memproduksi barang & jasa membayar pajak kepada pemerintah agen pembangunan Materi Lengkap Klik Disini! Bab 4 Terbentuknya Harga Pasar Photo by Artem Beliaikin on Permintaan, Penawaran dan Harga Pasar Permintaan DefinisiPermintaan atau demand adalah jumlah barang dan/jasa yang ingin dibeli atau diminta konsumen pada berbagai tingkat harga selama jangka waktu tertentu. a. Hukum Permintaan Hukum ini menyatakan hubungan antara tingkat harga dan jumlah barang dan/ jasa yang diminta berbanding terbalik/negatif. Makin rendah harga suatu barang, makin banyak jumlah barang yang diminta. Sebaliknya, makin tinggi harga suatu barang, makin sedikit jumlah barang yang diminta. Hukum permintaan berlaku ceteris. Paribus yaitu faktor-faktor lain dianggap tetap. b. Jenis Permintaan a menurut subjek, dibagi menjadi 2 Permintaan individu, permintaan perorangan Permintaan kolektif, kumpulan permintaan perorangan di pasar b menurut daya beli, dibagi menjadi 3 Permintaan efektif, permintaan yang disertai daya beli Permintaan absolut, permintaan yang tidak disertai daya beli Permintaan potensial, permintaan yang disertai daya beli, tapi belum melakukan pembelian Materi Lengkap Klik Disini! Bab 5 Lembaga Jasa Keuangan di Indonesia Photo by Pixabay on Otoritas Jasa Keuangan OJK Tujuan OJK OJK dibentuk agar keseluruhan kegiatan di sektor jasa keuangan Terselenggara secara akuntabel, teratur, adil dan transparan Mampu mewujudkan sistem keuangan yang tumbuh secara berkelanjutan dan stabil Mampu melindungi kepentingan konsumen dan masyarakat Fungsi dan Tugas OJK Fungsi OJK Menyelenggarakan sistem pengawasan & pengaturan kegiatan jasa keuangan di sektor perbankan, sektor pasar modal, sektor industri keuangan non bank IKNB yang sebelumnya dijalankan bank sentral Bank Indonesia Tugas OJK OJK berperan mengawasi jasa keuangan dan industri perbankan, pasar modal, asuransi, dana pensiun, lembaga penjaminan, lembaga pembiayaan ekspor Indonesia, perusahaan pembiayaan sekunder perumahan, penyelenggara program jaminan sosial, pensiun, kesejahteraan secara independen Lembaga Jasa Uang Perbankan Pengertian dan Fungsi Bank Perbankan adalah salah 1 lembaga penopang perekonomian Indonesia. Berdasarkan UU NRI nomor 10 tahun 1998 tentang perbankan, bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkan kepada masyarakat dalam bentuk kredit dan atau bentuk-bentuk lain dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak. Materi Lengkap Klik Disini! Itulah ringkasan materi Ekonomi kelas 10 sesuai dengan kurikulum terbaru 2013 edisi revisi. Untuk materi lanjutan masih dalam tahap penyusunan oleh tim jika kamu punya kritik dan saran agar ringkasan materi ini bisa lebih baik lagi silahkan tulis pendapat kamu di kolom komentar. Komentar positif yang membangun akan membuat situs ini bisa lebih baik lagi, agar kami bisa menyusun ringkasan materi yang sesuai dengan kebutuhan belajar kamu. Semoga ringkasan materi di situs ini bermanfaat sebagai media belajar kamu di rumah. Post Views 116,297 Berikut ini adalah rangkuman materi, rangkuman ekonomi, materi ekonomi kelas x, materi ekonomi kelas x semester 1, ekonomi kelas 10, materi ekonomi kelas 10, konsumsi, ciri-ciri kegiatan konsumsi, tujuan kegiatan konsumsi, kegiatan produksi, circulair flow diagram, rumah tangga konsumen, rumah tangga perusahaan. – Konsumsi ialah kegiatan untuk mengurangi atau menghabiskan nilai guna suatu barang/jasa. Pelaku kegiatan konsumsi dinamakan konsumen. – Ciri-ciri kegiatan konsumsi ialah barang yang digunakan dalam kegiatan konsumsi merupakan barang konsumsi, ditujukan langsung untuk memenuhi kebutuhan dan barang yang dipergunakan akan habis atau berkurang. – Terdapat empat tujuan kegiatan konsumsi dan ini juga merupakan pola perilaku dari konsumen yaitu a. Mengurangi nilai guna barang atau jasa secara bertahap. b. Menghabiskan nilai guna barang sekaligus. c. Memuaskan kebutuhan secara fisik. d. Memuaskan kebutuhan rohani. – Produksi adalah kegiatan menciptakan atau menambah nilai guna suatu barang/jasa. Pelaku kegiatan produksi disebut produsen. – Dari pengertian tersebut jelas bahwa kegiatan produksi mempunyai tujuan dan memengaruhi perilaku produsen yang meliputi a. Menghasilkan barang atau jasa. b. Meningkatkan nilai guna barang atau jasa. c. Meningkatkan kemakmuran masyarakat. d. Meningkatkan keuntungan. e. Memperluas lapangan usaha. f. Menjaga kesinambungan usaha perusahaan. – Suatu diagram yang menggambarkan hubungan timbal balik antarpelaku ekonomi berupa arus melingkar yang membentuk sistem tertentu disebut circulair flow diagram. – Rumah Tangga Konsumen RTK atau biasa disebut rumah tangga merupakan sebuah keluarga yang terdiri atas suami, istri dan anak serta anggota keluarga lainnya, yang setiap hari melakukan kegiatan ekonomi guna memenuhi kebutuhan keluarga. – Rumah tangga perusahaan RTP adalah rumah tangga ekonomi yang melakukan kegiatan produksi barang dan jasa dalam hal ini perusahaan sebagai produsen. Download Rangkuman Materi Ekonomi Kelas 10 untuk jenjang pendidikan SMA/SMK/MA semester 1 dan 2 Kurikulum 2013 ini adalah sebuah ringkasan yang disusun dari materi-materi inti yang ada pada BAB pada mata Pelajaran Ekonomi Kelas X. Rangkuman Materi ini dapat Kamu baca langsung. Dan Materi ini akan mudah kamu pahami, karena materi-materinya juga terstruktur. Materi Lengkap Ekonomi Kelas 10 Daftar IsiBab 1 Konsep Dasar Ilmu EkonomiBab 2 Permasalahan Ekonomi Dalam Sistem EkonomiBab 3 Peran Pelaku Ekonomi Dalam Kegiatan EkonomiBab 4 Terbentuknya Harga Pasar dan Struktur PasarBab 5 Lembaga Jasa Keuangan IndonesiaBab 6 Bank Sentral, Sistem Pembayaran dan Alat Pembayaran dalam Perekonomian IndonesiaBab 7 Badan Usaha dalam Perekonomian IndonesiaBab 8 Perkembangan dan Pengelolaan KoperasiBab 9 Manajemen Bab 1 Konsep Dasar Ilmu Ekonomi Membahas Tentang Pengertian Ilmu EkonomiPembagian Ilmu EkonomiTeori EkonomiCabang Ilmu EkonomiPrinsip dan Motif EkonomiKelangkaan dan Cara MengatasinyaKebutuhan dan Alat Pemuas KebutuhanSkala PrioritasBiaya Peluang Lihat Ringkasan Bab 2 Permasalahan Ekonomi Dalam Sistem Ekonomi Membahas Tentang Masalah Pokok EkonomiSistem EkonomiSistem Perekonomian Indonesia Lihat Ringkasan Bab 3 Peran Pelaku Ekonomi Dalam Kegiatan Ekonomi Membahas Tentang Kegiatan EkonomiPelaku EkonomiPeran Pelaku Ekonomi Lihat Ringkasan Bab 4 Terbentuknya Harga Pasar dan Struktur Pasar Permintaan, Penawaran, dan Harga PasarPasar dalam Perekonomian Lihat Ringkasan Bab 5 Lembaga Jasa Keuangan Indonesia Otoritas Jasa Keuangan OJKLembaga Jasa Keuangan PerbankanLembaga Jasa Keuangan Bukan bank Lihat Ringkasan Bab 6 Bank Sentral, Sistem Pembayaran dan Alat Pembayaran dalam Perekonomian Indonesia Lembaga Keuangan Bukan BankBank SentralOtoritas Jasa Keuangan OJK Tahap Uang Kertas Lihat Ringkasan Bab 7 Badan Usaha dalam Perekonomian Indonesia BUMN Negara dan BUMD DaerahBada Usaha Milik Daerah BUMDBadan Usaha Milik Swasta BUMS Lihat Ringkasan Bab 8 Perkembangan dan Pengelolaan Koperasi Pengertian KoperasiJenis KoperasiOrganisasi Koperasi Lihat Ringkasan Bab 9 Manajemen Konsep Dasar ManajemenPrinsip dan Fungsi ManajemenBidang Manajemen dan Penerapan Fungsi Manajemen Lihat Ringkasan Rangkuman Materi Lainnya Rangkuman Materi Ekonomi Lengkap Kelas 12 Rangkuman Materi Ekonomi Lengkap Kelas 11 Demikianlah Rangkuman Materi Ekonomi SMA/SMK/MA Kelas X IPA dan IPS. Semoga Bermanfaat & Silakan bagikan keteman-teman kamu yang membutuhkan. SemangatBelajar Back to top button

rangkuman materi ekonomi kelas 10 semester 2